Tips dan Trik

Tips Jitu Mendidik Anak Remaja yang Keras Kepala

Menghadapi anak remaja yang keras kepala kadang membuat orang tua kesal dan frustasi. Apa yang diinginkannya harus dipenuhi, apa yang dilarang itu yang dikerjakan bahkan apa yang dianjurkan malah tidak dilakukannya. Berikut adalah tips mendidik anak yang keras kepala, dengan harapan dapat membantu Anda mendorong anak menjadi  lebih baik.

  • Hindari  Berdebat

Tips pertama menghadapi atau mendidik anak keras kepala adalah menghindari pertempuran kata-kata atau berdebat. Kadang-kadang anak keras kepala akan memancing Anda untuk berdebat dan bernegosiasi apa yang ia inginkan sampai keinginannya terpenuhi. Saat berdebat ia sedang menguji dan menandingi Anda. Solusinya hindari perdebatan yang Anda berdua berada dalam perspektif yang berbeda.

  • Tegas, Katakan Apa yang Perlu Lalu pergi

Karena langkah pertama mendidik anak agar tidak keras kepala adalah menghindari perdebatan maka untuk menghadapi keinginan anak yang tidak Anda setujui adalah mengatakan apa yang mestinya dikatakan lalu pergi. Saat Anda pergi dan membiarkan anak sendiri merupakan waktu agar anak berpikir dan memahami apa yang Anda katakan.

  • Hadapi Dengan Tenang

Ketika Anda kesal dan frustasi anak merasa apa yang diinginkan akan terpenuhi, jadi sebaiknya bersikaplah dengan tenang. Sikap Anda yang tenang bisa membuat anak tahu bahwa Anda sedang mengendalikan situasi. Sikap tenang juga membantu Anda menangani dan mengambil keputusan yang tepat.

Baca Juga : Lindungi Kamar Anak dengan Kelambu Bayi Modern

  • Tegas, Buat Konsekuensi

Anak yang keras kepala akan menetapkan apa yang ia inginkan atau tujuannya sampai terpenuhi. Anak akan gigih mempertahankan apa yang ia inginkan. Cara menghadapinya adalah tidak meyerah dan tegas. Anak harus belajar menerima konsekuensinya. Dengan catatan konsekuensinya masih dibatas wajar. Misalnya jika anak mengingikan mainan yang ia inginkan maka resikonya jatah jajannya dikurangi.

  • Lakukan Pendekatan yang Menyenangkan dan Berikan Pujian

Anak yang memiliki sifat keras kepala memerlukan beberapa nasihat dan koreksi. Sebaiknya jangan nasehati anak dengan tekanan yang merasa ia disudutkan. Cara yang tepat adalah dengan melakukan pendekatan, misalnya: melalui cerita yang dekat dengan kehidupannya. Jangan lupa berikan pujian ketika ia melakukan perbuatan yang baik, dengan demikian anak merasa apa yang dilakukannya dihargai. Anak-anak selalu menikmati pujian dan hal tersebut menjadi motivasi baginya.

Memiliki sifat keras kepala bukanlah sesuatu yang buruk, namun sebagai orang tua sudah seharusnya mengarahkan dan memanfaatkan sifat keras kepalanya ke hal-hal yang benar sehingga sifat dan karakternya suatu saat tidak menjadi kekurangan namun menjadi aset dan modal yang berguna bagi dirinya kelak.

Demikian tips b yang keras kepala yang bisa Anda coba lakukan. Selain itu konsisten menjadi sangat penting mengajarkan anak agar seperti yang Anda harapkan. Semoga artikel ini dapat dijadikan solusi yang tepat. Selamat mencoba!

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *