Tips dan Trik

Tips Memberi Nama Bayi Secara Islami

Anda mungkin pernah mendengar ungkapan “apalah artinya sebuah nama” dalam film atau dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan ini mengesankan bahwa nama itu tidak penting, padahal nama itu penting sekali. Bagaimana mungkin kita bisa mengenali seseorang, kita bisa membedakan satu manusia dari manusia lainnya kalau dia tidak memiliki nama. Oleh karena itu, saat kita memiliki anak, hendaklah kita memberi nama bayi dengan sebaik mungkin agar menjadi tanda pengenal dirinya di dunia dan akhirat.

Sebuah doa

Nama bayi biasanya mengandung sebuah doa dari sang pemberi nama, orang tua kita, yang akan memberikan pengaruh terhadap anak yang menyandangnya. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak memberikan nama dan julukan yang buruk kepada anak-anak Anda. Berilah mereka nama dan panggilan (julukan) yang terbaik supaya memberikan pengaruh terbaik terhadap dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

Nama bayi terbaik

Kebanyakan muslim berpikir bahwa nama bayi yang terbaik adalah nama yang berasal dari Al-Quran. Anggapan ini ada benarnya, namun ada pula salahnya. Al-Quran itu tidak hanya memuat nama orang-orang terbaik di muka bumi ini, seperti Muhammad Saw., tetapi juga memuat nama orang-orang terburuk di muka bumi ini, seperti Abu Jahal, Qarun, dan Firaun.

Berikut ini urutan nama bayi terbaik menurut Islam:

  1. Sebaik-baiknya nama adalah ‘Abdullah dan ‘Abdurrahmaan (HR. Muslim 2132) karena kedua nama ini mengandung sifat penghambaan dalam ibadah dan hanya ada kaitannya antara Allah Swt. dengan hamba-Nya.
  2. Nama bentuk penghambaan (‘Abdu/’Abdul) terhadap Asmaul Husna lainnya, seperti ‘Abdul Aziz, ‘Abdul Rozaq, dan ‘Abdul Malik.
  3. Nama para nabi dan rasul Allah seperti Adam, Nuh, Isa, Yusuf, Ibrahim, Ismail, Musa, dan terutama Muhammad (HR. Muslim 2134-2135 dan Bukhari 6187).
  4. Nama orang-orang shaleh, terutama Khulafaur Rasyidin (bagi laki-laki), yaitu Abu Bakar, ‘Umar, Utsman, dan Ali, dan 11 istri Rasulullah (bagi perempuan), yaitu Khadijah binti Khuwalid, Saudah binti Zumah, ‘Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shidiq, Hafshoh binti ‘Umar bin Al-Khaththab, Zainab binti Khuzaimah, Ummu Salamah Hindun binti Abu Umayyah, Zainab binti Jahsy bin Rayyab, Juwairiyyah binti Al-Harits, Ummu Habibah Romlah binti Abu Sufyan, Shofiyah binti Huyai bin Akhthab, dan Maimunah binti Al-Harits.
  5. Nama lainnya yang memenuhi syarat:
  • menggunakan bahasa Arab; dan atau
  • memiliki susunan dan makna yang bagus, jangan ada unsur celaan maupun pensucian diri (tazkiyah) di dalamnya;

Adapun adab-adab dalam memberi nama bayi adalah sebagai berikut:

  1.    menggunakan nama sesuai urutan terbaik;
  2.    menggunakan nama yang terdiri atas huruf yang jumlahnya sedikit;
  3.    menggunakan nama yang mudah diucapkan di lisan;
  4.    memudahkan orang yang mendengar untuk mengingatnya;

5.    menggunakan nama yang cocok dengan orang yang diberi nama dan tidak keluar dari kebiasaan dalam agama atau masyarakat sekitarnya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *