Tips dan Trik

Tips Memberikan Biskuit Bayi yang Tepat untuk Buah Hati

Saat bayi memasuki usia 6 bulan, kebutuhan akan makanan pendamping ASI sangat diperlukan. Di usia ini bayi sudah mulai suka dan sering menggigit sesuatu yang disentuhnya. Hal ini karena bayi mulai mengalami pertumbuhan gigi didukung dengan sistem pencernaannya yang sudah mulai bisa menerima asupan lain selain ASI. Seperti orang dewasa pada umumnya, bayi juga memerlukan makanan pendamping atau camilan untuk merangsang perkembangan sistem pencernaannya. Biskuit bayi bisa menjadi pilihan yang tepat untuk ibu-ibu dalam memenuhi kebutuhan yang satu ini.

Tips Memberikan Biskuit Bayi yang Tepat untuk Buah Hati

Biskuit ini tentu saja memiliki perbedaan dengan jenis biskuit yang dimakan oleh anak-anak maupun orang dewasa, baik dari segi tekstur, komposisi bahan maupun nutrisinya. Sering sekali ibu-ibu ragu dengan pilihan biskuit untuk bayi yang banyak dijual di pasaran. Banyak pertimbangan akan biskuit yang tepat untuk pencernaan si bayi namun juga bagus untuk tumbuh kembangnya. Hal ini baik adanya karena ini menunjukkan kepedulian seorang ibu pada anaknya. Berikut ini ada beberapa tips memberikan biskuit yang tepat untuk buah hati, antara lain:

  • Pilihlah biskuit yang bertekstur lembut dan cepat larut.

Bayi di usai 6 bulan belum bisa mengunyah dengan baik. Untuk itu pemilihan biskuit bertekstur lembut dan mudah larut akan menghindarkan si kecil dari tersedak.

  • Menghindari gandum dan gluten.

Bagi keluarga yang memiliki riwayat intoleransi gluten, pastikan terlebih dahulu untuk biskuit bayi yang dikonsumsi si kecil tidak mengandung komposisi gandum maupun gluten. Untuk yang tidak memiliki riwayat intoleransi gluten, bisa memberikan biskuit yang mengandung kedua bahan ini tetapi dengan jumlah komposisi yang dikurangi.

Baca Juga:5 Merk Makanan Bayi dengan Kandungan Nutrisi Lengkap

  • Perhatikan kandungan gulanya.

Untuk keamanan si kecil, ada baiknya pilih biskuit bayi yang bebas dari gula. Memang cukup sulit mencarinya, sehingga jika tidak memungkinkan untuk mendapatkannya di toko-toko bisa dengan mencari biskuit yang kandungan gulanya cukup rendah. Hal ini untuk menghindarkan si kecil dari kemungkinan terkena obesitas di usia dini.

  • Menghindari pemanis dan pengawet buatan.

Pemanis dan pengawet buatan tidak baik untuk kesehatan pencernaan si kecil. Untuk itu perhatikan komposisi dari biskuit yang akan dibeli pada setiap kemasan produk.

  • Kenali kandungan susu dalam biskuit.

Beberapa produk biskuit ada yang memiliki kandungan susu sapi. Bagi ibu-ibu yang memiliki balita dengan alergi tertentu pada produk olahan dari susu sapi, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter dalam memilih biskuit yang tepat untuk si kecil.

Memberikan biskuit bayi untuk si kecil ada baiknya dilakukan dengan cara bertahap untuk mengetahui apakah si kecil menyukai biskuit yang diberikan atau tidak. Selain itu perhatikan usia yang tertera pada kemasan. Di pasaran banyak dijual biskuit yang disertai dengan keterangan untuk konsumsi bayi di usia berapa. Semoga beberapa tips di atas bisa sedikit membantu ya!

 

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *