Tips dan Trik

Tips Memberikan Mainan Bayi yang Tepat

Usia bayi dan balita memang erat hubungannya dengan mainan. Mainan bayi ini sendiri tidak boleh sembarangan diberikan oleh orang tua. Ada beberapa aturan dalam memberikan mainan ini agar membantu tumbuh kembang sang bayi. Mainan yang tidak sesuai dengan umur bayi bukan tidak mungkin bisa membahayakan sang bayi.

Tips Memberikan Mainan Bayi yang Tepat

Mengapa jenis mainan disesuaikan dengan umur anak

Hal ini adalah karena faktor daya tangkap bayi yang berbeda-beda sesuai dengan usianya. Pada usia-usia tertentu bayi hendaknya diberikan mainan yang mampu mendukung daya tangkap dan perkembangannya. Sebagai contohnya adalah bayi berumur 6 bulan hendaklah diberikan mainan simple yang tidak terlalu ribet dan membutuhkan pemahaman tertentu. Begitu pula dengan bayi berumur 2 tahu, sudah tidak cocok untuk diberi mainan bayi usia 6 bulan karena fungsi pemahamannya sudah jauh lebih tinggi.

Tips memberikan mainan pada anak yang tepat

  1. Umur 0 hingga 12 bulan. Pada saat usia ini, sang bayi cenderung sedang fokus untuk belajar bereaksi pada cahaya, suara, warna, dan bentuk suatu mainan. Usia ini juga merupakan tingkat perkembangan anak untuk belajar menggenggam, meraih dan menggigit benda. Maka mainan yang cocok adalah jenis mainan yang berbunyi, berbahan halus, serta berwarna terang. Dan juga pastikan mainan tidak terlalu kecil agar tidak tertelan.
  2. Usia 1 hingga 3 tahun. Pada usia ini perkembangan bayi sudah cukup signifikan untuk belajar berjalan dan bergerak yang lebih luas. Pada usia 2 tahun anak sudah bisa menangkap permainan menggambar walaupun hanya berupa coret-coretan pada kertas. Anda juga bisa memberikan mainan yang melatih kemampuan menyanyi atau berjoget.
  3. Mainan untuk usia pra-sekolah (4 tahun ke atas). Mainan yang sesuai usia ini adalah sejenis puzzle atau mainan bongkar pasang yang akan melatih kemampuan logic sang anak.

Hal yang perlu diperhatikan saat membeli mainan bayi

Memberikan mainan pada anak, Anda harus pandai-pandai mengatur dan memilih mainan yang benar-benar bermanfaat untuk perkembangan anak atau yang malah membahayakan anak. Dalam hal ini, para penjual mainan bayi memiliki cara tersendiri untuk merayu Anda untuk membeli mainannya, antara lain:

  • Jangan terayu oleh kata “mainan cerdas”. Beberapa penjual kadang terlalu melebih-lebihkan fungsi mainan Diantaranya merayu bahwa mainan tersebut dapat mencerdaskan anak, dll. Pada dasarnya mainan berfungsi untuk mendorong respon anak, bukan untuk memintarkan anak. Ini harus menjadi pegangan Anda ketika hendak membeli mainan.
  • Membeli dalam jumlah yang banyak. Saking sukanya anak Anda pada suatu mainan bukan berarti Anda harus memberikan dalam jumlah yang banyak. Anak memiliki sifat cepat bosan, maka sebaiknya berikan mainan yang berbeda-beda. Mainan bayi sendiri juga hanya digunakan untuk waktu yang relatif singkat.
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *