Tips dan Trik

Tips Memberikan Obat Bayi dengan Mudah Sesuai Bagian Tubuh

Orang tua pasti resah saat buah hatinya sakit. Karena masih bayi, reaksi penolakan berupa tangisan berlebih terkadang membuat orang tua justru tidak tega memberi obat bayi. Tidak hanya itu, beberapa orang tua masih canggung dan kesulitan memberi bayinya obat sampai tumpah-tumpah. Oleh karena itu, Tips dan trik berikut penting untuk diketahui agar mudah saat memberikan obat pada bayi.

Tips Memberikan Obat Bayi dengan Mudah Sesuai Bagian Tubuh

Mata

 

  • Obat tetes

 

Teteskan obat secepat mungkin agar dosisnya sesuai dan refleks kedip bayi tidak menghalanginya. Caranya dengan batasi gerak bayi dengan bedong. Jangan berikan obat saat ia menangis. Setelah itu lakukan dalam posisi rebahan atau dalam gendongan, tarik ke arah bawah kelopak mata bagian bawah, barulah teteskan obat pada bagian tersebut. Setelah itu, biarkan bayi berkedip beberapa kali agar cairan obatnya menyebar ke seluruh bagian mata

 

  • Salep Mata

 

Untuk pemberian salep mata, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, Anda bisa mengoleskan saat bayi akan  tidur. Selain itu kurangi gerakan bayi dengan bedong. Oleskan salep di sepanjang kelopak mata bagian bawah saat bayi dalam posisi tiduran. Segera bersihkan salep yang keluar dari area mata.

Hidung

Obat bayi yang digunakan melalui hidung biasanya untuk sakit pilek yang disertai alergi. Obat ini berbentuk cair sehingga harus diteteskan ke dalam hidung. Caranya pemberiannya, berikan saat balita sadar. Namun, batasi gerakannya dengan bedong, teteskan dalam posisi telentang. Batas maksimal penggunaan obat tetes hidung hanya 3 hari.

Telinga

Pada telinga, cara pemberiannya dengan bedong bayi. Posisikan telentang dengan kepala menengok ke kanan saat menetesi telinga kiri dan sebaliknya. Luruskan posisi lubang telinga dengan menarik cupingnya ke arah atas. Jangan teteskan langsung ke lubang, tetapi pada dinding telinganya. Pertahankan posisi tersebut selama 5-10 menit. Lebih baik melakukannya saat anak tidur.

Mulut

Sebagian besar obat bayi diberikan melalui mulut. Caranya memberikannya, gunakan alat bantu sendok, pipet, atau spuit (seperti alat suntik). Untuk bayi disarankan menggunakan pipet atau spuit. Pastikan anak sadar atau tidak tidur. Jika ingin mencampur obat pada minuman atau makanan, konsultasikan dahulu pada dokter karena beberapa obat tidak cocok dipadukan dengan makanan dan minuman tertentu. Posisikan bayi telentang menghadap ke atas, di lipatan antara tangan dan lengan Anda sambil memasukkan obat dengan spuit atau pipet sedikit demi sedikit. Terakhir, ulangi jika belum sampai 30 menit tetapi anak memuntahkannya.

Bokong

Cara pemberian obat melalui bokong, posisikan bayi telentang, buka kedua kaki dan lipat lututnya agar mengangkang. Pastikan ujung obat diolesi lotion/baby oil sebelum dimasukkan ke dubur agar licin. Dorong masuk seluruh obatnya dengan kelingking kemudian tahan pantat terjepit sampai 5 menit.

Sementara itu, penggunaan obat bayi dengan alat nebulasi atau penguapan sebaiknya dilakukan di rumah sakit, dibawah pengawasan fisoterapi. Sebagai orang tua, selalu ikuti petunjuk penggunaan obat dan ingatlah selalu mencuci tangan sebelum memberikan obat.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *