Seputar Bayi

Tips Memilih Cemilan Bayi yang Sehat

elain waktu tidur yang cukup, asupan nutrisi merupakan hal yang sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Oleh karena itu, memilih makanan bayi harus dilakukan secara tepat agar asupan nutrisinya terpenuhi. Berbeda halnya dengan orang dewasa, bayi memiliki lambung yang berukuran kecil sehingga akan sulit memberikannya beraneka ragam makanan dalam sekali makan. Cemilan bayi yang diberikan disela-sela makanan utama bayi merupakan solusi pemenuhan asupan nutrisi sehat bagi bayi. Namun, pemilihan cemilan tersebut sebaiknya diberikan perhatian khusus agar tidak memberikan dampak kurang baik bagi tubuh.

Tips Memilih Cemilan Bayi yang Sehat
Tips Memilih Cemilan Bayi yang Sehat

Cemilan bayi yang ringan dan sederhana

Terkadang, cemilan ringan yang bergizi justru lebih banyak memerlukan persiapan. Namun, Anda dapat membuatnya lebih mudah dengan makanan yang ringan dan sederhana agar balita bisa makan sendiri. Pikirkanlah makanan yang mudah dimakan dengan tangan atau makanan yang mudah digigit seperti:

  • Biskuit gandum dan muffin mini, sandwich, dan sponge cake yang sehat
  • Keju yang dipotong tipis atau yang diparut
  • Sereal sarapan yang rendah gula dan diperkaya dengan vitamin, kalsium, dan serat
  • Buah segar yang dipotong kecil-kecil seperti stroberi, tomat, dan apel yang mengandung vitamin C
  • Kacang yang dicampur pretzel, keripik pisang, seral gandum, dan popcorn sebagai snack bergizi
  • Kismis sebagai pelengkap apel dan stroberi
  • Telur untuk anak usia 4 tahun
  • Pasta dengan kandungan karbohidrat tinggi sebagai cemilan yang mengenyangkan
  • Smoothies dan yogurt rendah lemak sebagai sumber kalsium
  • Ubi jalar yang disajikan dengan ¬†digoreng ataupun dikukus. Ubi sangat kaya akan vitamin A, B6, C, dan asam folat

Biarkan sang bayi yang memilih

Anda bisa mencoba menawarkan beberapa makanan bergizi setiap kali makan cemilan ringan, kemudian biarkan sang bayi yang memilih yang mana dan berapa banyak yang dia inginkan. Di lain hari, Anda bisa mencampurkan makanan bergizi lainnya ke dalam makanan yang ia sukai sebagai variasi. Hal yang harus diingat, jangan permasalahkan makanan yang tidak habis, bahkan jika anak melewati makanan ringan atau makanan utama. Namun, jangan pula mengizinkan anak memilih makanan alternatif dan memutuskan waktu makan utamanya sendiri.

Bca juga: Bagaimana Cara Memberi Makanan Bayi yang Baik dan Benar?

Waktu yang tepat untuk memberikan cemilan bayi

Bayi mulai bisa diberikan makanan sejak usia enam bulan. Pemberian makanan pada bayi sebelum enam bulan dapat membahayakan pencernaan bayi karena ukuran ususnya yang masih sangat kecil. Biasanya makanan utama bayi diberikan sebanyak tiga kali dalam sehari. Cemilan sehat untuk bayi disarankan untuk diberikan diantara makan pagi dan siang serta makan pagi dan malam.

Usahakan untuk tidak memberikan cemilan bayi di waktu yang berdekatan dengan jam makan utama karena akan mengurangi nafsu makan bayi. Porsi yang diberikan sebagai cemilan sehat pun harus diperhatikan. Sebaiknya beri porsi cemilan yang sedikit agar tidak mengganggu porsi makanan utama.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *