Tips dan Trik

Tips Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Ketika bayi mulai aktif dan mulai banyak bergerak, popok kain dirasa tidak cukup lagi untuk menunjang gerakan bayi, sebab akan mudah bocor dan pipis si bayi akan meleber kemana-mana. Oleh sebab itu, sebagai jalan keluar, biasanya orang tua akan memakaikan popok instan kepada bayinya, yaitu popok sekali pakai berbahan olahan plastik dan busa yang mampu menyerap air, sehingga popok tersebut tidak akan membuat kotoran bayi menjadi bocor. Memakaikan popok instan memang bisa menjadi jalan keluar bagi orang tua agar bayinya tidak mengompol ke kasur. Namun tidak jarang, popok menimbulkan masalah lain pada bayi, misalnya bayi dapat terkena ruam yang atau berupa peradangan pada bagian kulit yang tertutup popok karena daerah tersebut biasanya akan lebih lembab. Apalagi, kulit bayi yang dikenal sensitif akan bereaksi ketika terus-menerus bersentuhan dengan kotoran. Berikut ini adalah beberapa tips mengatasi ruam popok pada bayi.

Mengganti Popok Sesering Mungkin

Beberapa merk popok berani menjamin bahwa popok akan aman dan mampu memberikan perlindungan selama sepuluh jam. Padahal, perlindungan popok tidak tergantung pada lamanya, melainkan daya tampung dan daya serap popok terhadap kotoran. Sebisa mungkin, gantilah popok ketika sudah memberat, atau ketika sudah menampung kotoran bayi. Idealnya, popok diganti setidaknya tiga jam sekali. Hal ini memang akan membuat boros. Namun demi keamanan dan kenyamanan bayi, hal ini patut dilakukan. Jika memang tidak ingin boros dan bayi tidak ingin terkena ruam popok, sebaiknya beralih saja ke popok kain, yang dilapisi dengan kain agar tidak bocor ke mana-mana.

Baca Juga: Bingung Memilih Cara Mengatasi Ruam Popok yang Tepat? Ada Cara Alaminya!

Membersihkan Bagian Kulit yang Tertutup Popok

Setiap akan mengganti popok lama dengan popok baru, biasanya orang tua cenderung langsung memakaikan bedak di sekitar area popok, tanpa menyebokinnya terlebih dahulu dengan air. Justru hal inilah yang rentan menjadi penyebab ruam popok, sebab kulit yang lembab karena kotoran, akan bercampur dengan bedak yang teksturnya sangat halus dan mudah melekat kepada kulit yang lembab. Oleh sebab itu, cara mengatasi ruam popok yang paling efektif adalah membersihkan/ mencuci area yang tertutup popok pada bayi, keringkan dengan tisu biasa (bukan tisu basah), kemudian pakaikan popok yang baru.

Hindari Pemakaian Sabun atau Tisu yang Mengandung Alkohol

Banyak sekali jenis sabun mandi dan tisu basah yang mengandung alkohol, yang dipakaikan kepada bayi, terutama ketika mandi dan untuk mengelap sisa kotoran di area popok. Justru alkohollah yang menjadi penyebab terbesar ruam popok. Kulit bayi yang sangat sensitif akan langsung merespon efek dari alkohol yang merupakan cairan keras, apalagi jika kadar alkoholnya tinggi. Maka hindarilah pemakaian sabun atau tisu yang mengandung alkohol.

Mencegah terjadinya ruam popok pada bayi akan lebih baik dilakukan daripada harus mengatasi ruam popok ketika bayi sudah terlanjur terkena ruam popok. Bagaimanapun, kenyamanan bayi harus diutamakan.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *