Tips dan Trik

Tips Mengontrol Suasana Hati Saat Hamil

Ketika Anda hamil, terjadi perubahan besar di dalam tubuh Anda. Alhasil, suasana hati saat hamil pun turut berubah-ubah. Kadang Anda akan bereaksi terhadap suatu kejadian yang terbilang sepele. Kadang Anda juga cepat panik dan merasa tidak yakin dengan diri sendiri. Sesekali Anda juga mungkin akan merasa depresi dan menangis tanpa sebab. Semua itu wajar karena Anda sedang tidak memegang kendali penuh atas perasaan Anda seperti sebelumnya. Kadar hormon yang berubah-ubah turut mengendalikan suasana hati Anda seperti seorang konduktor mengontrol sebuah orkestra.

Perasaan was-was, seperti apakah Anda bisa menjadi orang tua yang baik, juga kadang muncul. Anda juga kadang merasa tidak percaya diri lagi dengan bentuk tubuh Anda. Berbagai kekesalan itu akhirnya Anda tunjukkan. Namun, Anda tidak perlu merasa terlalu bersalah. Sekali lagi, ini wajar karena suasana hati saat hamil sulit dikontrol. Anda hanya harus menjelaskan apa yang terjadi agar keluarga dan lingkungan Anda mengerti.

Seiring adaptasi Anda dengan kehamilan serta peralihan Anda menjadi seorang ibu, sebetulnya Anda masih mungkin menjadikan kekacauan suasana hati saat hamil sebagai kekuatan positif., Anda bisa mengatasi kecemasan dan kegalauan Anda dengan membayangkan dan memikirkan sang bayi. Dengan ini, Anda bisa membangun hubungan dengannya bahkan sebelum dia dilahirkan dan ini  merupakan langkah pertama dalam menerima kehadirannya.

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan ketika suasana hati saat hamil sedang tidak baik..

Pikirkan kebahagiaan orang tua Anda

Mereka akan segera menjadi kakek dan nenek, bisa untuk yang pertama atau kesekian kalinya. Mereka juga sangat bahagia dengan kehamilan Anda dan mereka akan selalu mendukung Anda dan suami Anda.

Membagi perasaan Anda kepada suami

Sangat wajar bila Anda ingin berbicara dan berbagi perasaan dan pikiran selama kehamilan. Suami Anda merupakan pilihan pertama. Boleh percaya, boleh tidak, sebenarnya suami Anda juga ingin menyampaikan apa yang membuatnya takut, hanya mungkin dia tidak ingin terlihat konyol di hadapan Anda dan tidak ingin membuat Anda lebih tertekan. Ajaklah dia bicara karena saat ini Anda saling membutuhkan dan harus saling menguatkan.

Berkomunikasilah dengan sesama ibu atau calon ibu

Wanita hamil kadang bisa merasa terisolasi karena mendapati dirinya adalah yang pertama memiliki anak di antara teman-temannya sehingga bingung untuk curhat kepada siapa. Jika Anda merasa seperti ini, bertemanlah dengan ibu hamil di kelas senam hamil, kelas laktasi, atau kelas antenatal yang Anda ikuti. Anda juga bisa berteman dengan ibu-ibu hamil yang Anda temui di bidan/dokter kandungan yang biasa Anda kunjungi. Pertemanan ini bisa menjadi sarana Anda bercerita tentang kekacauan suasana hati saat hamil.

Berusahalah membuat suasana hati Anda tetap gembira dan bahagia

Jika ada hal yang membuat Anda merasa nyaman dan senang, misalnya mendengarkan bacaan Al-Quran, membaca buku, dan berjalan-jalan di taman, lakukanlah sesering mungkin dan bagikan perasaan bahagia itu kepada bayi Anda. Ketahuilah, jika Anda bahagia, sang bayi akan ikut bahagia. Jika Anda bersemangat dan relaks, bayi Anda akan menjadi tenang.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *