Berbagai Fakta Tindik untuk Anting Bayi yang Harus Anda Tahu

Masih bayi, kok telinganya sudah ditindik? Apa tidak kasian? tindik telinga sebenarnya sudah alma diterapkan di negara kita, bajkan sampai saat ini pun masih dilakukan. Tindik telinga di bayi perempuan biasanya dilakukan beberapa hari sesudah ia dilahirkan, sudah pasti atas permintaan orang tua. Menindik bayi bisa karena budaya atau ingin mempercantik buah hati. Setelah tindik telinga nantinya akan dipasang anting bayi.

Sebenarnya selain estetika, tindik telinga ini juga mempunyai manfaat dari kacamata medis. Telinga di tindik adalah perawatan yang lebih seksama. Orang tua sudah pasti berusaha memberikan perhatian dan memastikan telinga milik buah hati tidak terkena infeksi. Bukan hanya itu, selain muda dari usia anak akan sedikit juga kemungkinan kemunculan jaringan parut di telinga. Terdapat sebuah artikel, keloid atau bekas luka yang tebal sering muncul di telinga anak saat tindik telinga di usia lebih dari 11 tahun. Keloid ini bisa sulit untuk diobati, bahkan seringnya memerlukan suntikan serta operasi sederhana agar bisa membuangnya.

Ketika Anda ingin tindik telinga anak dan memasang anting bayi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti usia bayi. sebenarnya, rekomendasi tindik telinga ini dianjurkan ketika anak telah cukup tua serta mengurus tindikan sendiri. Tetapi, terdapat dokter anak yang memberikan saran bila tindik telinga ini dapat dilaksanakan ketika anak berumur 2 bulan. Walaupun jarang, namun infeksi dapat terjadi jika bayi berusia kurang dari 2 bulan. Apalagi infeksi kulit serta demam. Sebenarnya, berapa pun usia dari buah hati, tindik telinga pasti memiliki resiko. Resiko ini bisa diminimalisir bila tindik telinga dilakukan dengan benar dan hati-hati.

 Baca juga beberapa aksesoris untuk bayi perempuan. Lihat selengkapnya di alatbayi.net

Kedua, orang yang melakukan tindik telinga ini. tindik telinga bayi sangat dianjurkan dilakukan dokter. Hindari menindik telinga anak di pusat perbelanjaan atau di toko perhiasan. Tempat seperti ini mungkin mempergunakan jarum yang tidak disterilkan. Orang yang melakukan penindikan pun bisa saja tidak berpengalaman atau mengikuti pelatihan. Selain untuk jarum tindik, dianjurkan menggunakan jarum yang dibuat dari emas, stainless steel atau platinum untuk meminimalkan resiko alergi dan ruam.

Terakhir, anting bayi setelah ditindik. Bila tindik telinga ini telah dilakukan dan Anda ingin memasangkan anting pada si buah hati, sangat disarankan memilih anting yang memiliki bentuk sangat kecil, bulat serta bagian depan yang datar. Penutup anting juga harus bisa menutupi semua bagian belakang dari anting. Pastikan memilih anting yang dibuat dari baja yang sering digunakan untuk alat bedah atau 14 karat agar tidak menimbulkan alergi. Tidak dianjurkan memberikan anting yang menjuntai pada anak, bisa jadi anak akan menarik anting hingga terlepas sehingga melukai dirinya sendiri.

Tips Memilih Anting Bayi yang Aman untuk Digunakan

Memiliki bayi perempuan merupakan sebuah hal yang membahagiakan, selain dapat membuat suasana dalam rumah tangga menjadi lebih semarak, bayi perempuan juga memiliki berbagai jenis aksesoris yang dapat diberikan, sehingga akan lebih membuat para orang tua senang mendandani mereka agar terlihat lebih lucu, cantik dan menggemaskan. Salah satu aksesoris yang tentunya ingin diberikan oleh para orang tua kepada bayi perempuan mereka adalah sebuah anting, dimana selain sebagai penanda bahwa bayi Anda merupakan seorang bayi perempuan, aksesoris ini juga akan lebih membuat bayi menjadi tampil cantik dan lucu. Namun tahukah Anda bahwa tidak semua aksesoris anting bayi aman untuk diberikan pada bayi Anda.

Bagi Anda orang tua bayi perempuan, yang memang sedang berburu aksesoris bayi khususnya dalam hal perhiasan seperti anting, maka berbagai hal penting harus Anda perhatikan, agar nantinya anting tidak hanya cocok digunakan oleh bayi Anda, namun juga aman dan tidak mengganggu kesehatan mereka. Hal pertama yang mungkin harus Anda perhatikan untuk dapat memilih anting yang tepat dan nyaman untuk digunakan oleh bayi perempuan Anda adalah bahan pembuatan dari anting tersebut, pastikan Anda memilih bahan pembuatan anting yang aman untuk dikenakan oleh bayi. Selain itu bahan yang tidak menimbulkan alergi akan lebih disarankan untuk Anda pilih, bahan seperti emas dan baja berkualitas merupakan bahan yang aman untuk digunakan.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan dalam pemilihan anting bayi untuk bayi perempuan Anda, antara lain adalah:

  • Bentuk dan model dari anting tersebut, pastikan Anda memilih bentuk bulat dengan bagian depan datar, dan ukuran yang sangat kecil, agar tidak membahayakan bayi ketika melakukan pergerakan.
  • Pilihlah pula anting yang memiliki bagian penutup belakang dengan penuh, sehingga anting tidak membuka dan dapat mengakibatkan bayi terluka.
  • Hindari memilih anting dengan panjang yang menjuntai, karena model ini dapat memungkinkan bayi untuk menarik anting tersebut, sehingga dapat melukai telinga mereka

Pemilihan anting berbahan emas dengan kadar minimal 14% akan lebih disarankan, karena bahan inilah yang memberikan tingkat keamanan yang lebih bagi bayi perempuan Anda. pastikan pula Anda memberikan dan memasangkan anting tersebut pada ahlinya seperti bidan ataupun dokter anak, yang memang menangani secara khusus penindakan bayi perempuan dengan keahlian yang mereka miliki.

Pada umumnya pemasangan anting bayi pada bayi perempuan akan ditangani oleh dokter atau bidan yang menangani kelahiran mereka dengan permintaan khusus dari para orang tua. Aktivitas penindakan ini akan dilakukan oleh bidan ataupun dokter anak dalam waktu 4 hari setelah kelahiran bayi perempuan Anda. Oleh karena itu bagi Anda para orang tua yang diprediksi akan memiliki bayi perempuan, persiapkanlah terlebih dahulu aksesoris yang satu ini dengan pemilihan yang aman dan nyaman untuk bayi perempuan Anda.

 

Fakta Tentang Tindik dan Anting Bayi yang Harus Diketahui

Melahirkan anak perempuan tentu menjadi suatu kebahagiaan tersendiri. Setiap Ibu hampir pasti sudah memikirkan bagaimana nantinya akan membelikan baju yang lucu, serta mendandaninya dengan dandanan yang menggemaskan. Namun jangan lupa juga jika di Indonesia ini, anak perempuan biasanya diberikan anting bayi. Untuk bisa memasangkan anting pada bayi, maka pastinya tindik telinga harus dilakukan.

Tindik telinga ke bayi perempuan umum dilakukan setelah beberapa hari bayi lahir. Tentu hal ini atas permintaan dari orang tua juga. Menindik ini biasanya adalah karena alasan agar bayi makin cantik hingga budaya. Selain dari segi estetika saja, ternyata menindik telinga ketika bayi juga memberikan manfaat. Telinga yang ditindik di usia dini, maka sudah pasti akan dirawat oleh orang tua dengan saksama. Jika kian muda usia anak saat ditindik, maka kian sedikit juga kemungkinan untuk muncul jaringan parut ataupun keloid di telinga bayi tersebut.

Jika Anda ingin memasangkan anting bayi, maka ada baiknya mempertimbangkan segala hal tentang tindik telinganya lebih dulu, yaitu:

  • Usia bayi

Berdasar American Academy of Pediatrics, mereka merekomendasikan untuk tindik telinga pada bayi ini dianjurkan jika anak sudah siap mengurus tindikannya sendiri. Tetapi ada beberapa dokter yang menyarankan untuk bisa menindik telinga ketika bayi telah masuk usia 2 bulan. Hal ini lantaran infeksi bisa terjadi ketika bayi ditindik sebelum usianya 2 bulan, meski jarang juga terjadi. Asalkan orang tua bisa merawat tindikan di telinga bayi, maka semuanya akan baik-baik saja.

  • Orang yang menindik

Tindik pada telinga bayi disarankan dilakukan oleh dokter, bukan tindik sendiri atau bahkan di toko perhiasan. Hal ini dikhawatirkan karena jarum penindik tidak steril dan bahkan orang yang menindik itu tidak pengalaman sehingga bisa jadi menimbulkan resiko besar.

Selain anting, perhatikan juga beberapa perlengkapn lain nya untuk buah hati anda. Baca selengkapnya di boxbayi.net

  • Jarum tindik

Untuk jarum tindik sendiri pun khusus yaitu terbuat dari emas, platinum, perak atau stainless. Bahan ini digunakan karena mampu meminimalisir resiko yang mungkin terjadi setelah tindik nantinya.

  • Pilihan anting

Apabila tindikan sudah dilakukan, pasangkan anting sederhana bentuk bulat, kecil dengan bagian datar di depan. Jangan sampai Anda memakaikan anting menjuntai di waktu ini karena ditakutkan akan mudah terlepas karena anak menariknya.

Jangan lupakan juga dengan rasa sakit yang akan dirasakan oleh bayi ketika dirinya ditindik. Meski hanya hitungan detik saja, tapi pastilah si kecil akan merasakan sakit jika tindik tanpa bius. Jika memang Anda tidak tega pada anak, maka jika bisa mintalah pembiusan dengan olesan anestesi pada dokter. Setelah tindik selesai, pasangkan anting bayi dan jangan lepas antingnya hingga 6 minggu sehingga lukanya bisa kering. Rawat tindikan dengan mengoles alkohol di cuping telinga serta putar anting 2 kali perharinya.