Cara Mengatasi Stress Ala Islam, Medis, Dan Psikologi

Hampir setiap orang pasti pernah mengalami stress. Selama dia masih hidup, tekanan lahir dan batin pasti akan terus datang silih berganti dan kadang-kadang membuat hati kita terasa sumpek. Dari berbagai masalah kehidupan, yang paling sering kita dengar sebagai pemicu stress adalah pekerjaan, percintaan, dan utang-piutang. Bila kita mau menelaah permasalahan yang menimpa dengan kepala dingin dan akal sehat, sebenarnya mengatasi stress itu tidak sesulit yang dibayangkan. Apalagi sebagai orang muslim yang berilmu, kita sudah dibekali dengan tuntunan Allah Swt. dan tuntunan ilmu medis dan psikologi.

Mengidentifikasi sumber stress

Bila Anda sakit, Anda harus mencari tahu apa penyebabnya agar tahu obatnya. Begitupun stress. Untuk mengatasi stress, Anda harus tahu terlebih dahulu apa penyebabnya. Coba identifikasi apa yang paling membuat Anda merasa tertekan. Kadang-kadang itu bisa bersumber dari lingkungan kerja, terlalu banyak pikiran, atau masalah dengan pasangan dan keluarga.

Bersyukur

Cara mengatasi stress yang kedua adalah dengan selalu mensyukuri apa yang menimpa Anda dan apa yang Anda miliki sekarang. Banyak orang menjadi stress karena tidak mampu mewujudkan impiannya yang terlampau tinggi. Ini bukan berarti Anda tidak boleh berambisi, tapi hendaklah realistis dan menerima apa pun hasilnya nanti. Ingat, Allah Swt. lebih tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Boleh jadi kita menyukai sesuatu padahal itu amat buruk bagi kita, dan boleh jadi kita membenci sesuatu padahal itu amat baik bagi kita.

Belajarlah untuk berkata tidak

Sebagai orang timur, kita sangat sulit untuk berkata ‘tidak’ dalam kehidupan pribadi dan profesional. Kita sering berpikir bahwa menolak akan membuat orang lain kecewa. Namun, ada saatnya Anda harus memikirkan diri sendiri juga. Jangan hanya karena tidak ingin orang lain kecewa, Anda terpaksa berkata ‘iya’ padahal Anda tidak mampu. Ini bisa memicu stress.

Al-Quran sebagai terapi

Membaca atau bahkan hanya mendengarkan Al-Quran dapat membuat pikiran kita tenang. Efek relaksasi yang timbul dari sini sangat ampuh dalam mengatasi stress dan ketegangan yang ada dalam diri.

Berikan waktu untuk diri sendiri

Cobalah untuk bersantai sejenak. Menghabiskan waktu dengan keluarga, membaca buku atau menonton film favorit,  memainkan olahraga favorit setiap sore atau menikmati keindahan alam bersama teman dapat menenangkan pikiran Anda dan melepaskan semua ketegangan dan mengatasi stress.

Bergaul dengan orang-orang positif

Ini bisa memperkuat mental Anda dalam menghadapi stress. Anda sangat dianjurkan untuk bertukar pikiran dan membagi keluh kesah pada orang yang selalu bersikap positif.

Pola makan yang sehat dan seimbang

Untuk mengatasi stress, Anda harus memiliki menu harian yang sehat dan seimbang. Makanan organik, seperti sayuran hijau dan buah-buahan, mengandung anti-oksidan dan vitamin C yang membantu menurunkan hormon stress.

Hindari alkohol, rokok, teh, kopi dan minuman ringan karena ini justru memperparah kondisi stress. Tingkatkan asupan karbohidrat dari gandum, beras merah, atau gandum utuh karena dapat membantu merangsang pelepasan bahan kimia serotonin yang membantu menenangkan pikiran.

6 Cara Mengatasi Stress Menurut Islam

Dalam menjalani kehidupannya, manusia tidak akan pernah lepas dari masalah, mulai dari pekerjaan, percintaan, keluarga, teman, dan lingkungan. Bila tidak ditangani dengan baik, masalah-masalah ini bisa menjadi stress, apalagi bila orang tersebut sulit menerima kenyataan, mendapat banyak tekanan, dan bingung harus berbuat apa. Akhirnya mengatasi stress pun hanya impian belaka baginya.

Mengatasi stress sebenarnya mudah saja, asal memiliki ilmunya. Apalagi Allah Swt. lewat Al-Quran telah memberikan tuntunan kepada manusia dalam menyelesaikan setiap permasalahan hidupnya. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Menyibukkan diri untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Allah Swt. berfirman dalam Surat Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” Dengan demikian, untuk mengatasi stress Anda harus memperbanyak kegiatan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, seperti mengikuti majelis ta’lim, berdzikir, dan mendengarkan tausyiah karena itu semua bisa membuat kita mendapatkan ketenangan batin dan motivasi. Selain itu, memperbanyak doa, membaca Al-Quran, dan shalat malam akan mampu membuat hati jauh lebih tenang.

  1. Beristirahat dengan cukup

Anda harus meluangkan waktu untuk beristirahat dari segala sesuatu yang melelahkan. Bukan hanya dengan tidur, tetapi dengan menenangkan pikiran untuk beberapa saat. Banyak orang menjadi stress karena tidak memiliki waktu untuk sekadar merasakan kelapangan pikiran. Manfaatkan sebagian waktu luang Anda untuk beristirahat. Dengan begini, insya Allah perasaan akan jauh lebih baik dan Anda dapat mengatasi stress.

  1. Bertawakal

Sebagai manusia kita hanya bisa berharap, berusaha, dan berdoa. Ketika kita sudah berusaha mengerahkan segalanya, ikhlas dan sabar menjalaninya, maka kita tinggal menyerahkan hasil akhirnya kepada Sang Maha Pencipta. Jika gagal, jangan berputus asa, karena masih banyak nikmat-Nya yang lain yang harus kita syukuri. Jangan pernah merasa kecewa, karena hanya Allah yang tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya.

  1. Berolahraga

Selain dapat mengeluarkan racun dalam tubuh melalui keringat, olahraga juga ampuh dalam menaikkan mood seseorang saat memulai aktivitasnya di pagi hari. Anda dapat melakukan gerakan-gerakan ringan seperti senam, jalan sehat, yoga, dan berenang agar mood lebih baik sehingga pikiran pun akan jauh lebih baik.

  1. Selalu berpikir positif

Pikiran negatif merupakan salah satu pemicu stress. Pikiran negatif yang bersarang kemudian dapat meresap ke dalam hati sehingga dapat menimbulkan keresahan, was-was, tidak tenang, takut, mudah marah, putus asa, cemas yang berlebihan, merasa sendiri dan sakit hati atas keadaan yang menimpanya. Oleh karena itu, biasakanlah untuk berpikir positif agar pikiran lebih tenang, optimis, dan ringan dalam menyikapi sesuatu.

  1. Memotivasi diri sendiri

Di dalam Al-Quran, Allah berfirman bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum kaum itu mengubahnya sendiri. Dengan demikian, diri kita sendirilah yang sebenarnya dapat mempengaruhi kinerja otak dan pikiran. Jangan malas untuk memotivasi diri sendiri karena di dalam diri kita terdapat kekuatan dan kemampuan dalam mengatasi berbagai permasalahan, termasuk mengatasi stress.

Tips dan Cara Mengatasi Stress Saat Hamil yang Tepat dan Cepat

Ibu hamil biasanya lebih sensitif, mudah tersinggung dan emosi yang berubah-rubah. Hal tersebut bisa dibilang wajar karena perubahan hormon saat kehamilan. Namun jika tidak segera diatasi dikhawatirkan membuat ibu hamil menjadi frustasi hingga ke tingkat depresi. Berikut adalah cara yang bisa Anda coba bagaimana mengatasi stress saat hamil.

Membuat Suasana Hati Tetap Tenang dan Bahagia

Ada banyak cara agar mengatasi stress agar pikiran menjadi lebih tenang dan bahagia yang bisa Anda coba, seperti: mendengarkan musik, memanjakan diri, memberikan waktu untuk diri Anda sendiri melakukan hal-hal yang menyenangkan dsb.

Namun untuk mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan bisa dimulai dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar. Anda bisa melakukan latihan senam seperti yoga, meditasi yang bermanfaat mengurangi stress. Selain itu atur jam tidur Anda, hindari tidur terlalu larut malam dan konsumsi makanan dan minuman yang dianjurkan saat hamil.

Dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar, rasa tenang yang dimunculkan akan lebih cepat terasa. Selain itu ikhlas dan bersabar merupakan obat mujarab menemukan kebahagiaan dan mengurangi perasaan cemas yang berlebihan.

Baca Juga:Gangguan dan Perawatan Tubuh Ibu Pasca Melahirkan

Tetap Kontrol

Jika Anda tipe orang yang mudah stess bahkan sebelum masa kehamilan. Anda bisa meminta bantuan ahli (psikiater) untuk mendapatkan perawatan prenatal. Perawatan terapi lebih aman untuk ibu hamil dan janin yang ada di dalam perut. Jangan malu untuk mendatangi psikater, karena dengan bantuan psikolog Anda dapat mengetahui solusi yang tepat bagaimana cara mengatasi emosi negatif.

Komunikasi yang Terbuka

Stress saat hamil bisa berupa perasaan cemas, ketakutan yang berlebihan atau pikiran negatif dan bisa menjadi lebih buruk jika dipendam seperti gulungan salju yang semakin membesar. Jangan takut atau malu meminta pendapat suami, keluarga atau orang-orang terdekat yang memiliki pengalaman yang sama dengan tujuan untuk berbagi dan saling mendukung.

Menurut para ahli spesialis Tumbuh kembang anak, suasana hati ibu hamil bisa mempengaruhi karakter anak saat lahir. Karena saat ibu hamil merasakan bahagia maka akan menghasilkan hormon- hormon postif yang akan disalurkan ke plasenta dan ditangkap oleh syaraf otak bayi.

Dengan demikian bayi yang lahir akan jauh lebih sensitif dengan perasaan gembira, sedangkan ibu yang selalu cemas dan tidak bahagia saat kehamilan bisa melahirkan bayi yang pendiam, selalu cemas, gelisah dan rewel.

Nah, bagaimana apakah ibu akan terus larut dalam stress yang berkepanjangan? Tentu saja semua menginginkan perasaan yang tenang dan bahagia. Demi kesehatan janin dan ibu sendiri sudah sebaiknya mencoba cara mengatasi stress yang tepat dan sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Pikiran positif saat kehamilan bisa membuat proseskehamilan menjadi moment yang paling bahagia. Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan bermanfaat!